Dosen Unimerz Berikan Pendampingan Pembuatan Susu Kefir di Kab. Sinjai

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI – Dosen Universitas Megarezky atau Unimerz Makassar beserta sejumlah mahasiswa melakukan pendampingan produk susu kefir di Kabupaten Sinjai.

Program pendampingan tersebut dilakukan dalam rangka melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat (Abdimas) kampus Unimerz Makassar di Kecamatan Sinjai Barat.

“Di Sinjai Barat dikenal akan kopi, susu sapi murni, dan beraneka ragam sayur mayurnya. Kehadiran kami untuk memberikan pendampingan,” kata Dosen Unimerz Safaruddin SSi MSi Apt.

Rombongan dosen dan mahasiswa Unimerz berkunjung ke Desa Gunung Perak, Kecamatan Sinjai Barat, Kabupaten Sinjai, Selasa-Rabu (9-10/07/2019).

Kunjungan tersebut merupakan kunjungan kedua setelah sebelumnya melakukan kunjungan sosialisasi dan pendekatan tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Kegiatan Abdimas itu didukung Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui hibah Abdimas Program Kemitraan Penganggaran tahun 2018, Pelaksanaan tahun 2019.

Program Abdimas tersebut, jelas Safaruddin, merupakan ajang pendampingan bagi masyarakat tentang tata cara pembuatan susu kefir dan olahan lainnya.

Lalu manfaat susu kefir ditinjau dari kandungan gizinya, contoh aplikatif produk susu kefir Sinjai Barat, dan berbagai cara pemasaran online beserta keuntungannya.

Safaruddin selaku Ketua Tim Abdimas Unimerz mengatakan masyarakat sangat antusias dengan program ini karena mengembangkan potensi susu sapi murni yang ada di desa mereka.

Apalagi kegiatan pendampingan ini juga ada sesi praktik, sehingga masyarakat bisa langsung membuat susu kefir.

“Pendampingan ini untuk Pengolahan dan Pemasaran Online Produk Susu Kefir di Desa Gunung Perak Kecamatan Sinjai Barat Kabupaten Sinjai,” jelas Safaruddin.

“Pada pelatihan sekaligus pendampingan ini masyarakat diberikan bibit kefir serta alat dan bahannya sehingga memudahkan proses praktik pembuatan susu kefir, tambah dosen Farmasi ini.

Selanjutnya, setelah kegiatan ini, masyarakat akan kembali dikunjungi lagi oleh tim Abdimas Unimerz untuk tahap evaluasi program.

“Kami ingin memastikan pendampingan yang tim kami lakukan bermanfaat dan bisa diaplikasikan oleh masyarakat,” tutup dosen asal Bone ini.

Acara tersebut dihadiri oleh 50 peserta dari kalangan masyarakat, Kepala Desa Gunung Perak H Muhammad Yunus SE. Juga turut hadir Dosen Unimerz, Safaruddin dan Kabah SSi MKes.

Dari kalangan mahasiswa Unimerz Makassar yang turut ke lapangan adalah Ayuni, Sumardi dan Novirianti Ahmad.