Unimerz – UPRI Makassar Jalin Kerjasama Terkait Peningkatan Kualitas Dosen dan Mahasiswa.

Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar terus berupaya meningkatkan jejaring antar perguruan tinggi. Kali ini Unimerz sepakat menjalin kerjasama dengan Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar.

Sebagai langkah awal dari kerjasama ini, Unimerz dan UPRi melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada Kamis (11/11/2021).

MoU itu ditandatangani langsung Rektor Unimerz, Prof. Dr. dr. Ali Aspar Mappahya, Sp.PD., Sp.JP (K) dean Rektor UPRI, Dr. H. Abd. Azis DP., SH., MH.

Rektor Unimerz Prof. Dr. dr. Ali Aspar Mappahya, Sp.PD., Sp.JP (K) mengatakan kerjasama ini sebagai pengejawantahan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“lebih kepada pertukaran mahasiswa dan dosen. Misal, kalau disini tidak ada prodi itu tapi diminati, boleh belajar kesana,” kata Ali Aspar.

Adapun realisasi dari kerjasama ini diharapkan Alis Aspar bisa dilaksanakan awal tahun 2022 mendatang. Tindak lanjut kerjasama itu akan dituangkan dalam Memorandum of Action (MoA).

“Kalau pertukaran itu, tetap ada yang membimbing dang mengikuti supaya tetap terarah, seperti,” tuturnya.

Menurut Ali Aspar, saat ini konsep pertukaran dosen dan mahasiswa memang sangat dituhkan demi memperkaya kualitas lulusan dan dosen.

Rektor UPRI, Dr. H. Abd Azis mengatakan, selain untuk untuk menciptakan outcome yang berkualitas, kerjasama ini juga bertujuan untuk meningkatkan poin institusi kampus.

“Efeknya adalah kerjasama ini dapat meningkatkan poin kita, terutama saat pembaharuan akreditasi. ini sangat penting sekali, karena masuk indikator penilaian,” jelasnya.

Abdul Azis menambahkan, kerjasama ini juga dimaksudkan untuk mengenalkan masing-masing kampus ke institusi lain.

Menurutnya, kolaborasi antar kampus sangat dibutuhkan di era globalisasi saat ini. Bukan lagi pada persaingan dan ego sektoral.

“sekarang, intinya bagaimana membangun lulusan yang siap bekerja tapi dengan kualitas yang bagus tentunya,” katanya.

Azis berharap, lewat kerjasama ini dapat membuat pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi kedua pihak bisa lebih meningkat lagi.