Prodi Sosiologi Unimerz Belajar Budaya Lokal di Kawasan Adat Kajang

Program Studi (Prodi) Sosiologi Universitas Megarezky (Unimerz) menunjukkan komitmennya menanamkan budaya lokal ke mahasiswa.

Hal ini disampaikan Ketua Prodi Sosiologi Unimerz, Dr Hj Arfenti Amir MPd saat ditemui di kampus Unimerz Jl Antang Raya No 43, Manggala Makassar, Selasa (14/6/2022).

Saat ini, dosen dan mahasiswa baru saja pulang dari studi lapangan di Bulukumba.

Mereka mengunjungi Kawasan Adat Ammatoa Kajang.

Kunjungan dipimpin Muh Reski Salemuddin, sekaligus guide perjalanan.

Di kawasan adat Ammatoa Kajang, mahasiswa diajak melihat lebih dekat kehidupan dan tradisi masyarakat.

Dengan setelan pakaian berwarna hitam, mereka bertemu dengan pemangku adat atau disebut Amma’.

Perbincangan mereka diselingi dengan pesan-pesan (pasang) tentang kebijaksanaan hidup.

“Pasang” Ri Kajang (pesan di Kajang) tidak dituliskan.”

Namun dihafalkan atau diturunkan secara lisan.

Kemudian, pasang ini dipahami bersama hingga melahirkan aturan normatif.

Lebih lanjut, pasang berisi nasehat atau petuah merupakan penuntun hidup bagi masyarakat di kawasan adat Ammatoa.

Salah satu pasang yang dijelaskan Amma’ yakni ÔÇťorang boleh saja kaya tapi ia harus hidup sederhana, tallasa kamase-mase”

Selain itu, mahasiswa diharapkan memahami secara mendalam nilai budaya dan kearifan lokal.

Dr Hj Arfenti Amir mengatakan, tujuan studi lapangan ini untuk memahami secara langsung ragam budaya.

Sebab, kawasan adat Ammatoa Kajang sarat akan nilai budaya dan kearifan lokal.

“Kita ingin mahasiswa lebih dekat dengan sosial komunitas di kawasan adat Ammatoa Kajang. Sangat banyak nilai budaya dan falsafah kehidupan yang bisa didapat dari pemangku adat kajang,” jelas Dr Hj Arfenti Amir.

Usai di kawasan adat Kajang, Prodi Sosiologi masih akan terus mempelajari ragam budaya lokal di beberapa tempat lainnya. (*)