Semangati Mahasiswa Baru, Ketua Pengadilan Tinggi Sulselbar Bahas ‘Budaya Anti Korupsi’ di Unimerz

Ketua Pengadilan Sulselbar, Syarial Sidik, menghadiri kegiatan Charakter Building Program ( CBP ) Universitas Megarezky ( Unimerz )

Pelaksanaan CBP merupakan kegiatan rutin setiap penerimaan mahasiswa baru Unimerz.

CBP diikuti sebanyak 1780 mahasiswa baru berlangsung di Aula kampus Unimerz, mulai 30 Agustus sampai 3 September 2022.

Syarial Sidik membahas “Budaya Anti Korupsi” di depan Maba Universitas Megarezky .

Sebagai mahasiswa harus menjadikan karakter jujur sejak dini dan harus menjadi suatu budaya agar dapat menciptakan anti korupsi dalam diri masing masing.

“Pendidikan antikorupsi merupakan sebuah gerakan budaya dalam menumbuhkan nilai antikorupsi sejak dini,” ujar Syarial Sidik.

Nilai nilai anti korupsi yakni nilai integritas yang bisa mencegah terjadinya tindak korupsi.

Ada sembilan nilai anti korupsi yang harus tertanam dalam diri mahasiswa yakni jujur, peduli, mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil.

Untuk mencegah terjadinya faktor eksternal, selain memiliki nilai-nilai anti korupsi, setiap individu perlu memahami dengan mendalam prinsip- prinsip anti korupsi.

Seperti akuntabilitas, transparansi, kewajaran, kebijakan, dan kontrol kebijakan dalam suatu organisasi/institusi/masyarakat.

Pendidikan budaya antikorupsi penting dinilai menjadi salah satu strategi pemberantasan korupsi karena dapat menciptakan ekosistem budaya antikorupsi dalam membangun karakter generasi muda.

Pendidikan antikorupsi ini juga sangat penting bagi perkembangan psikologis mahasiswa