Beri Kuliah Umum di Unimerz, Prof Mustari Bahas Tantangan dan Peluang di Kawasan Asean

 Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar menggelar kuliah umum yang dihadiri ribuan mahasiswa baru (maba) tahun akademik 2022/2023.

Kuliah umum kali ini menghadirkan narasumber Guru Besar UIN Alaudin Makassar bidang ilmu Filsafat, Prof. Dr. H. Mustari Mustafa, M.Pd dengan tema Tantangan dan Peluang di Kawasan ASEAN, berlangsung di Lantai 5 Aula Unimerz, Jalan Antang Raya, Senin (5/9/2022).

Prof Mustari mengatakan, semua mahasiswa di Indonesia memiliki kesempatan untuk melakukan kunjungan, program pertukaran mahasiswa atau kegiatan-kegiatan akademik di semua negara Asean.

“Dengan perjalanan sebulan tanpa visa, masyarakat ekonomi asean ini sebetulnya satu kebijakan sama yang memberikan peluang bagi kerja sama pendidikan yang lebih luas, lintas negara,” papar Prof yang dikenal motivator ulung itu.

Ia pun meminta mahasiswa Unimerz untuk memanfaatkan peluang tersebut. Soal persiapan teknis, menurutnya harus dimulai suatu konsep yang jelas.

“Kita kan memiliki 3 misi, pendidikan, penelitian dan pengabdian jadi kalau misalnya melakukan kerjasama pendidikan maka bentuknya seperti apa, penelitian pengabdia sepeti apa itu, nanti disharing ke patner di negara-negara Asean yang kita tuju,” jelas Prof Mustari yang juga merupakan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Bangkok 2018-2021 tersebut.

Kalau konsep sudah ada, kata Dia, maka teknis lainnya kita melakukan koordinasi koordinasi awal misalnya mengontak keduataan, kemudian mengirim surat dengan alamat-alamat yang jelas harus double cek.

“Dan delegasi yang pergi itu memiliki kemampuan komunikasi yng baik memiliki pemahaman yang baik sebab klau tidak apa yang dia proleh apalahi klau pimpinan bisa bahasa inggris itu bagus,” tambahnya.

Sementara, Wakil Rektor IV Unimerz Bidang Humas, Kerjasama dan Sistem Informasi Dr. Hj. Arfenti Amir, S.Pd, M.Pd mengatakan, pihaknya berencana melakukan kerjasama di beberapa negara Asean.

“Kita sudah merencanakan untuk bekerjasama dengan malaysia kemudian thailand dan ini merupakan salah satu peluang kita, kemungkinan prof (Mustari) bisa menfasilitasi kami untuk bisa segera tindak lanjutnya,” jelasnya.

Adapun bentuk kerjasama yang akan dilakukan yakni pengembangan tridarma perguruan tinggi, “Kita fokus nya perguruan tinggi nya yang mungkin ada refrensi ada beberap universitas disana yang bisa kita ajak kerjasama,” pungkasnya.

Diketahui, acara ini dipandu oleh Dekan FKIP Unimerz, Dr Abdul Malik Iskandar. Serta turut di Wakil Rektor III Unimerz, Dr Jalal, M.Si, Direktur Polimerz Dr Hairuddin K MKes, Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru Unimerz Dr. Syamsunie serta sejumlah petinggi Unimerz lainnya.